Acer Ferrari 1100, Paling Keren Saat Ini

18 06 2008

INFOKOMPUTER
Kini datang dengan satu batere berkapasitas 5200mAh.
Kamis, 29 Mei 2008 | 15:44 WIB

Dari sisi jumlah, notebook seri Ferrari mungkin tidak menyumbang banyak dalam keberhasilan Acer menjadi merek notebook nomor satu di Indonesia selama 3 tahun berturut-turut. Namun dari sisi citra, Ferrari berhasil menunjukkan kalau Acer juga bisa membuat produk yang keren, elegan, sekaligus jantan.

Belum lama ini Acer memperbarui lini notebook kelas atasnya itu dengan Ferrari 1100. Notebook ini pada dasarnya penerus Ferrari 1000. Secara fisik keduanya mirip: notebook berlayar 12,1” yang dibalut bahan serat karbon berwarna hitam dengan logo Ferrari di depannya.

Selaras dengan citra yang dibawanya, di Ferrari 1100 Anda juga akan menemukan banyak detail yang mencerminkan citra mobil dan dunia balap. Contohnya lengkung bodi yang futuristrik, touchpad yang teksturnya mirip bendera start, sampai garis-garis merah khas Ferrari. Alhasil, notebook ini kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai notebook paling keren yang ada di pasaran saat ini.

Di sisi spesifikasi, F1100 memiliki satu kelebihan mendasar dibanding pendahulunya: perangkat optik yang terintegrasi. Sekadar mengingatkan, di Ferrari F1000 kita harus menggunakan perangkat optik eksternal yang merepotkan penggunaannya. Kelebihan lain F1100 adalah keberadaan scanner sidik jari untuk menjamin keamanan data.

Prosesor yang digunakan sendiri masih dari AMD, yaitu Turion X2 TL-66 dengan kecepatan 2,3GHz. Kerja prosesor ini dibantu memori berkapasitas 2GB, grafis onboard ATi Radeon X1270, dan harddisk dengan kapasitas 250GB. Fasilitas standar notebook semua tersedia di sini, mulai dari Wi-Fi a/b/g, Bluetooth, card reader, sampai Webcam 1,3MP. Perlu juga dicatat kalau F1100 cuma menyediakan satu batere ukuran 6 cell berkapasitas 5200mAh. Ini berbeda dengan F1000 yang menyediakan dua batere, yaitu batere utama 5200mAh dan batere cadangan berkapasitas 2400mAh.

Karena Ferrari 1100 menggunakan sistem operasi Windows Vista Ultimate 64 bit, kami tidak bisa membandingkannya secara head-to-head dengan notebook sekelas yang rata-rata menggunakan Vista 32 bit. Apalagi ketika diuji menggunakan Cinebench R10 versi 64bit, kecepatan render meningkat sekitar 9% dibanding versi 32 bit. Namun sebagai pegangan, performa Ferrari 1100 cukup bagus, utamanya pada pengujian 3DMark 2006. Namun dibandingkan MSI PR200X, Ferrari F1100 tidaklah lebih cepat.

Hal lain yang agak mengganggu adalah daya tahan baterenya yang cuma bertahan sekitar 1,3 jam saat menjalankan aplikasi Battery Eater maupun saat memutar film HD Video. Durasi ini terasa minim untuk sebuah notebook 12,1” yang biasanya sering dibawa bepergian. Namun dengan bobot nyaris mencapai 2kg, F1100 mungkin memang bukan untuk sering dibawa-bawa.

Penggunaan notebook seharga US$ 2000 ini terasa cukup nyaman. Panas yang dihasilkan tetap terjaga, dengan gambar yang terlihat tajam dan tidak memantul, termasuk ketika digunakan di ruangan yang terang. Ferrari F1100 menyediakan 84 tombol keyboard, termasuk tombol navigasi (Home, End, Page Up, dan Page Down). Tombol tersebut memiliki respon yang bagus, meskipun kami harus sedikit membiasakan diri dengan tombol Delete yang terasa agak kekecilan.
***

Sebagai kelengkapan standar, Ferrari F1100 menyertakan sebuah tas eksklusif dengan desain yang keren. Ini adalah salah satu bukti bagaimana Acer memperhatikan setiap detail dengan serius, yang semakin menambah citra berkelas yang dibawa Ferrari 1100. Kinerjanya memang tidak istimewa, namun notebook ini tidak akan gagal memberi impresi elegan ke penggunanya.
(sumber: InfoKomputer)

PLUS: Desain keren; dilengkapi perangkat optik dan scanner sidik jari; mendukung Dolby Home Theater.

MINUS: Daya tahan batere kurang maksimal.

SKOR PENILAIAN

(maksimal 5)
Kinerja : 4
Fasilitas : 4,1
Penggunaan : 4,4
Harga : 3,5
SKOR TOTAL : 4,01

Hasil Pengujian

Karena menggunakan Vista Ultimate 64 bit, kami tidak memiliki pembanding yang sepadan untuk Ferrari 1100 ini. Namun secara keseluruhan, notebook ini menghasilkan performa yang bagus meskipun bukan yang tercepat.

Pengujian Waktu
Cinebench R10 (64 bit) 3 menit 50 detik
Cinebench R10 (32 bit) 4 menit 9 detik
Encoding video 20 menit 21 menit
Encoding audio 3 menit 8 detik
3DMark 2006 353
Daya tahan batere
Memutar HD Video 1 jam 17 menit
Battery Eater 1 jam 11 menit

SPESIFIKASI Acer Ferrari 1100Prosesor AMD Turion64 X2 TL-66 (2,3Ghz)
RAM DDR2, 2GB
Chipset AMD M690
Kartu Grafis ATi Radeon X1270 (320MB)
Harddisk SATA, 250GB
Optical drive DVD-RAM
Fasilitas
Wi-Fi, Bluetooth, card reader, USB (3 buah), FireWire, kamera 1,3MP, Express Card, S-Video, Pemindai sidik jari
Layar 12,1”, 1280×800 pixel
Kartu suara Realtek ALC268
Sistem Operasi Windows Vista Ultimate 64bit
Batere 5800 mAh
Dimensi 30,6×22,9x(3,5-3,7) cm
Bobot 1,988kg
Garansi 1 tahun
Situs Web www.acer.co.id
Harga kisaran* US$ 1999

* Acer Indonesia, (021) 574-5888.
Baca entri selengkapnya »





Motherboard Zotac N73V-AC7V

18 06 2008

Alfons/InfoKomputer
Motherboard : Zotac N73V-AC7V
Selasa, 10 Juni 2008 | 10:40 WIB

Meski tidak menyediakan fasilitas overclock, kinerja grafis GeForce 7050 cukup untuk kinerja gaming resolusi rendah.

Saat ini banyak produsen yang tidak hanya berfokus pada satu produk saja. Zotac merupakan salah satu produsen kartu grafis yang juga ikut merambah ke segmen motherboard. Menyasar segmen ekonomis, Zotac menghadirkan seri N73V-AC7V.

Seri N73V menggunakan chipset tunggal MCP73V yang mengadopsi GeForce 7050 dan nForce 610i. GeForce seri 7 memang merupakan solusi ideal yang ekonomis bagi banyak aplikasi termasuk game 3D kelas menengah ke bawah. Teknologi yang diadopsinya mendukung DirectX 9.0, shader model 3.0, serta sudah mendukung penuh efek-efek pada Windows Vista. NForce 610i sendiri sudah mendukung teknologi anyar seperti koneksi SATA dengan bandwith 3Gb/s serta konfigurasi RAID 0, 1, 0+1, 5 dan JBOD.

Sesuai chipset yang digunakan, Zotac N73V-AC7V memang belum mendukung prosesor dengan FSB 1333MHz. Hal ini membuat dukungan prosesor hanya mencapai Core 2 Duo dan Core 2 Quad dengan FSB 1066MHz, tanpa bisa dipasangkan prosesor Intel generasi Penyrn. Kapasitas total slot memori utama yang masih menggunakan jenis DDR2 hingga 4GB. Untuk urusan audio digunakan tata suara 7.1 kanal berkat penggunaan Realtek ALC888. Fasilitas jaringan yang disertakan hanya mendukung koneksi 10/100 Mbps dan bukannya gigabit, kurang optimal untuk koneksi jaringan dengan mobilitas data yang besar.

Slot PCIe x1 disertakan bagi kebutuhan perangkat multimedia yang diprediksi akan menjamur beberapa saat ke depan. Posisinya di bagian atas PCI Express x16 cukup ideal mengingat tidak terhalang jika kartu grafis ekspansi terpasang. Meski demikian, satu slot PCI masih menjadi korban karena posisinya yang terlalu berhimpitan.

Agar suplai daya yang diperoleh lebih bertenaga, motherboard ini menggunakan konektor 24pin. Bagi Anda yang masih menggunakan jenis 20pin, tidak usah cemas. Zotac N73V-AC7V tetap bisa digunakan dengan konektor 20pin, meski sebaiknya menggantinya dengan yang 24pin. Begitu pula halnya dengan konektor daya prosesor yang menggunakan 8pin.

Setup BIOS juga tampil sederhana. Pilihan FSB serta multiplier yang tidak bisa diubah memang menegaskan bahwa Zotac N73V-AC7V tidak menyertakan fitur overclock. Ini sesuai dengan segmen entry level yang dituju.

***

Satu lagi alternatif motherboard ekonomis yang menawarkan fasilitas sederhana demi efisiensi harga. Melihat apa yang ditampilkan Zotac N73V-AC7V dengan kinerjanya yang mumpuni serta fitur sederhananya, motherboard ini tetap menjadi daya tarik, terutama bagi pengguna aplikasi office dan game 3D kelas ringan. (Dayu Akbar–Kontributor)

Hasil Pengujian : Zotac N73V-AC7V

GeForce 7050 memang merupakan grafis terintegrasi yang terjangkau namun dengan kinerja lumayan. Kinerja untuk aplikasi game 3D resolusi rendah masih terbilang cukup.
Sysmark 2004

Rating
335

Internet Content Creation Overall
452

Office Productivity Overall
248

SiSoft Sandra 2007

Dhrystone ALU
26973 MIPS

Video Encoding
11 menit 9 detik

Audio Encoding
2 menit 5 detik

PCMark 2005 (1280×1024)
5050 PCMarks

3DMark 2006 (1280×1024)

(onboard/GeForce ASUS EN8600GT)

361/4367 3DMarks

Doom 3 (1024×768 high quality)

(onboard/GeForce ASUS EN8600GT)

14,6/129,4 fps

FSB Maksimum (standar)
266 MHz

Plus : Kinerja grafis lumayan;

Minus: Memori utama hanya kanal tunggal; Tanpa fitur overclock.

Skor Penilaian

Kinerja : 4,00

Fasilitas : 3,50

Kemudahan : 3,75

Harga : -

Skor Total : -

Spesifikasi : Zotac N73V-AC7V
Tipe prosesor
Intel Celeron/Pentium 4/D/Core 2 Duo/Core 2 Quad (Socket LGA775)

Chipset
nVidia MCP73V (GeForce 7050+nForce 610i)

Memori
2 DDR2-533/667/800 kanal tunggal maks. 4GB

Kartu grafis
1x PCI Express x16

Slot ekspansi
1x PCIe x1, 2x PCI

Storage
4x SATA, 1x IDE, 1x FDD

RAID
SATA RAID 0, 1, 0+1, 5 dan JBOD

Chip suara
Realtek ALC888 (8 kanal)

Chip jaringan
Realtek RTL8201CL (10/100)

I/O
1 x PS/2 Keyboard

1 x PS/2 Mouse

1 x D-Sub VGA

4 x USB 2.0

1 x LAN

1 x 6in1 audio

Garansi
- tahun

Situs web
www.zotac.com

Harga kisaran*
-

Platform Uji:

Prosesor Intel Core 2 Extreme X6800, memori Kingston DDR2 KHX9600 2GB, kartu grafis Asus GeForce EN8600GT, harddisk Seagate Baracuda 7200RPM 80GB.

*Dayu Akbar–Kontributor/InfoKomputer





Intel Bermain Sel Tenaga Surya

18 06 2008




AMD Rilis Processor Quad Core Desktop 65 Watt Pertama

18 04 2008